Orang-orang Suci

Muhammad Fatah DhiaulhaqIndonesian29 lines1 public analyses
Original Poetry
Translation
Orang-orang Suci
Orang-orang Suci
Karya: Muhammad Fatah Dhiaulhaq
Karya: Muhammad Fatah Dhiaulhaq
Dalam dunia kelabu
Dalam dunia yang suram
Segalanya terhalang tiang-tiang transparan
Segalanya terhalang oleh penghalang yang tak terlihat
Tersekat dalam jaringan
Terkurung dalam jaringan
Manusia dalam bentuk mayanya, menyelam terlampau dalam, menembus batas cakrawala
Manusia dalam bentuk maya, menyelam terlalu dalam, melampaui batas cakrawala
Berselancar di garis batas realitas dan khayalan
Bermain di batas antara kenyataan dan khayalan
Tameng ego, dengan itu manusia berlindung
Perisai ego, dengan itu manusia berlindung
Walau sekala benci terpercik, api membumbung
Meskipun sedikit kebencian muncul, api berkobar
Sebuah fondasi, yang tercipta dari puing-puing ambisi
Sebuah dasar, yang terbentuk dari sisa-sisa ambisi
Dunia kelabu, menjadikannya nisbi
Dunia yang suram, membuatnya tidak nyata
Nanti pun kemelut datang, dengan hitung-hitungan, atau bahkan tanpa perhitungan
Nanti kekacauan datang, dengan perhitungan, atau bahkan tanpa perhitungan
Terburailah segala impian
Semua impian hancur
Tapi, berkala datang
Namun, secara berkala datang
Para yang dianggap penenang
Mereka yang dianggap menenangkan
Orang-orang suci yang bernyanyi dengan keheningan
Orang-orang suci yang bernyanyi dalam keheningan
Mereka menari...
Mereka menari...
Menari hingga cuit-cuit merpati menjadi kaing-kaing anjing
Menari hingga suara merpati menjadi suara anjing
Pergi... Lalu kembali membawakan setumpuk makanan dengan tulang-tulang untuk mainan
Pergi... Lalu kembali membawa setumpuk makanan dengan tulang-tulang untuk mainan
Dan manusia masuk ke dalam lena
Dan manusia tertidur
Aku.
Aku.
Hanya akan bisa termangu
Hanya bisa terdiam
Saat gelap dan terang merasuk jadi satu, tak lagi terlihat mana pohon berkayu mana benalu
Saat gelap dan terang menyatu, tidak lagi terlihat mana pohon mana parasit
Semu.
Semu.
Siapa lagi yang bisa aku dengar dan mendengar
Siapa lagi yang bisa aku dengar dan mendengar
Kasih tiba menawarkan solusi, tapi nyatanya delusi
Kasih datang menawarkan solusi, tapi ternyata ilusi
Teman-temanku, mungkin memang ada di sini
Teman-temanku, mungkin memang ada di sini
Tapi jiwa mereka telah pergi
Tapi jiwa mereka telah pergi
Bersama orang-orang suci...
Bersama orang-orang suci...
 

Explanation

Puisi 'Orang-orang Suci' karya Muhammad Fatah Dhiaulhaq menggambarkan dunia modern yang penuh ilusi dan pencarian makna. Dalam bait pertama, penyair menggambarkan dunia sebagai tempat yang suram, di mana manusia terjebak dalam jaringan maya dan batas antara kenyataan dan khayalan menjadi kabur. Manusia berlindung di balik ego mereka, meskipun kebencian dan konflik tetap ada.

Bait kedua menggambarkan bagaimana ambisi manusia membentuk dasar yang rapuh, dan dunia yang suram membuat segalanya tampak tidak nyata. Penyair menyiratkan bahwa kekacauan akan datang, baik dengan perhitungan atau tanpa perhitungan, dan impian manusia akan hancur. Ini mencerminkan ketidakpastian dan ketidakstabilan dalam kehidupan.

Dalam bait ketiga, penyair memperkenalkan 'orang-orang suci' yang dianggap sebagai penenang. Mereka bernyanyi dalam keheningan dan menari hingga suara merpati berubah menjadi suara anjing, menciptakan suasana yang aneh dan surealis. Ini menggambarkan bagaimana manusia mencari ketenangan dalam ilusi dan kenyataan yang terdistorsi.

Bait terakhir menunjukkan refleksi pribadi penyair. Dia merasa terasing dan bingung saat gelap dan terang menyatu, dan tidak ada lagi yang bisa dipercaya. Kasih yang datang menawarkan solusi ternyata hanya ilusi, dan teman-temannya mungkin ada secara fisik tetapi jiwa mereka telah pergi. Ini menggambarkan perasaan kesepian dan kehilangan dalam dunia yang penuh dengan ilusi.

Puisi ini menggunakan metafora dan simbolisme untuk menggambarkan ketidakpastian dan pencarian makna dalam kehidupan modern. Penyair mengajak pembaca untuk merenungkan kondisi manusia dan mencari makna sejati di tengah dunia yang penuh ilusi dan kebingungan.

Word Dictionary18

WordIn IndonesianPlain (Indonesian)Pron.
kelabusuramwarna abu-abu yang menggambarkan suasana suram atau tidak cerahkelaabu
transparantembus pandangsesuatu yang bisa dilihat tembus pandang, tidak terlihat jelastranspaaran
mayanyadunia mayadunia yang tidak nyata, biasanya merujuk pada internet atau virtualmaaya-nya
cakrawalahorizongaris batas antara langit dan bumi yang terlihatchakrawaalaa
berselancarmeluncurbergerak dengan cepat dan lancar di atas permukaanberselaanchar
tamengperisaialat pelindung dari serangantaameng
terpercikterkena percikanterkena sedikit cairan atau api yang menyebarterperchik
fondasidasarbagian dasar yang menopang sesuatufondaasi
nisbirelatiftidak mutlak, tergantung pada konteksnisbee
kemelutkekacauansituasi yang kacau dan tidak teraturkemeloot
terburailahhancurberantakan atau tidak teratur lagiterburaailah
berkalasecara periodikterjadi secara teratur dalam jangka waktu tertentuberkaalaa
keheningankesunyiankeadaan yang sunyi dan tenangkeheningan
cuit-cuitsuara burungsuara yang dihasilkan oleh burung, biasanya merduchuit-chuit
merasukmasuk ke dalammenyatu atau masuk ke dalam sesuatumerasook
benaluparasittumbuhan yang hidup menumpang pada tumbuhan lainbenaaloo
delusikhayalankeyakinan yang salah atau tidak sesuai dengan kenyataandeloozi
lenatertidurkeadaan tertidur atau tidak sadarleenaa

Poet & Context

EraContemporary

Tidak banyak informasi yang tersedia tentang Muhammad Fatah Dhiaulhaq. Dia adalah seorang penyair kontemporer yang menulis puisi dengan tema yang mendalam dan reflektif.


WhenTidak diketahui
WhyPuisi ini tampaknya menggambarkan refleksi mendalam tentang kondisi manusia dalam dunia modern yang penuh dengan ilusi dan pencarian makna.
FormPuisi bebas

Themes & More

Ilusi dan kenyataanPencarian maknaKesepian dan kehilangan
Metafora: Dunia kelabu menggambarkan suasana suram.Simbolisme: Orang-orang suci sebagai simbol ketenangan yang ilusi.Kontras: Gelap dan terang yang menyatu menggambarkan kebingungan.
Orang-orang Suci by Muhammad Fatah Dhiaulhaq — Poem, Translation & Meaning