مَلَكنا فَلَم نَكشِف قِناعاً لِحرَّةٍ

النابغة الجعديArabic6 lines1 public analyses
Original Poetry
Translation
مَلَكنا فَلَم نَكشِف قِناعاً لِحرَّةٍ
Kami berkuasa tetapi tidak membuka penutup wanita bebas
ولَم نَستَلِب إِلاَّ القِنَاعَ المسمَّرا
Dan tidak mengambil kecuali penutup besi
وَلَو أَنَّنا شِئنا سِوى ذاكَ أَصبَحَت
Jika kami mahu lebih dari itu, maka
كَرائِمُهُم فِينَا تُباعُ وَتُشتَرى
Barang-barang berharga mereka akan dijual dan dibeli di antara kami
وَلكنَّ أَحساباً نَمَتنا إِلى العُلى
Namun, keturunan mulia mengangkat kami ke atas
وَآباءَ صِدقٍ أَن نَرُومَ المحقَّرا
Dan ayah-ayah yang jujur menghalang kami untuk merendahkan diri
 

Explanation

Puisi ini oleh النابغة الجعدي menonjolkan kebanggaan dan kehormatan dalam keturunan dan nilai moral. Dalam bait pertama, penyair menyatakan bahwa meskipun mereka memiliki kekuasaan, mereka tidak menyalahgunakannya untuk menindas wanita merdeka, melainkan hanya mengambil apa yang diperlukan, yaitu cadar besi. Ini menunjukkan sikap hormat dan batasan dalam penggunaan kekuasaan.

Dalam bait kedua, penyair menggambarkan bahwa jika mereka menginginkan lebih dari itu, mereka bisa saja memperdagangkan barang-barang berharga milik orang lain. Namun, mereka memilih untuk tidak melakukannya karena nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur mereka. Ini menekankan pentingnya integritas dan kehormatan dalam tindakan.

Secara emosional, puisi ini bergerak dari pernyataan kekuasaan ke pengakuan akan nilai-nilai moral yang lebih tinggi. Nada puisi ini adalah bangga dan bermartabat, mencerminkan keyakinan penyair dalam prinsip-prinsip yang dipegangnya.

Dari segi gaya, puisi ini menggunakan bahasa yang kuat dan metafora yang menggambarkan kekuasaan dan kehormatan. Penggunaan rima dan meteran tradisional menambah kekuatan dan keindahan pada puisi ini. Ini adalah contoh klasik dari puisi Arab yang menekankan nilai-nilai tradisional dan moral.

Secara keseluruhan, puisi ini menyoroti pentingnya menjaga kehormatan dan integritas, serta menghormati nilai-nilai yang diwariskan oleh leluhur. Ini mencerminkan pandangan dunia yang menghargai keturunan dan moralitas dalam konteks budaya Arab tradisional.

Word Dictionary30

WordIn ArabicIn MalayPron.
مَلَكناسيطرناkami menguasaimalaknaa
فَلَملكن لمnamun tidakfa-lam
نَكشِفنزيلmembukanakshif
قِناعاًغطاءcadarqinaa'an
لِحرَّةٍلامرأة حرةwanita merdekali-hurratin
ولَمو لكن لمdan tidakwa-lam
نَستَلِبنأخذmerampasnastalib
إِلاَّسوىkecualiilla
القِنَاعَالغطاءcadaral-qinaa'
المسمَّراالحديدbesial-masmaraa
وَلَوإذاdan jikawa-law
أَنَّنانحنkamiannanaa
شِئناأردناmenginginkanshi'naa
سِوىغيرselainsiwaa
ذاكَذلكitudzaaka
أَصبَحَتصارتmenjadiasbahat
كَرائِمُهُمأشياء ثمينةbarang-barang berharga merekakaraa'imuhum
فِينَابينناdi antara kamifiinaa
تُباعُتُباعdijualtubaa'u
وَتُشتَرىوتُشترىdibeliwa-tushtaraa
وَلكنَّلكنnamunwa-lakinna
أَحساباًأنسابketurunanahsaaban
نَمَتنارفعتناmengangkat kaminamatnaa
إِلىإلىkeilaa
العُلىالقمةpuncakal-'ulaa
وَآباءَوالديناayah-ayahwa-aabaa'
صِدقٍصادقينyang jujursidqin
أَنأنuntukan
نَرُومَنطلبmenolaknarooma
المحقَّراالوضيعmerendahkan dirial-mahaqqara

Poet & Context

EraIslamic era

النابغة الجعدي هو شاعر عربي من العصر الإسلامي، عُرف بشعره القوي والمعبر. كان له دور بارز في الشعر العربي التقليدي وكان يُعتبر من الشعراء المخضرمين الذين عاشوا في فترة التحول من الجاهلية إلى الإسلام.

View on Wikipedia
WhenIslamic era
WhyThe poem reflects the values of honor and integrity, emphasizing the poet's pride in his noble lineage and moral standards.
FormClassical Arabic poetry

Themes & More

HonorIntegrityNoble lineage
Metaphor: 'cadar besi' symbolizes the limits and boundaries of power.Repetition: The use of 'وَلَو' and 'وَلكنَّ' emphasizes contrasting choices.Imagery: Vivid descriptions of noble lineage and moral integrity.
مَلَكنا فَلَم نَكشِف قِناعاً لِحرَّةٍ by النابغة الجعدي — Poem, Translation & Meaning