Loading
Orang-orang Suci
Orang-orang Suci Karya: Muhammad Fatah Dhiaulhaq
Dalam dunia kelabu Segalanya terhalang tiang-tiang transparan Tersekat dalam jaringan Manusia dalam bentuk mayanya, menyelam terlampau dalam, menembus batas cakrawala Berselancar di garis batas realitas dan khayalan Tameng ego, dengan itu manusia berlindung Walau sekala benci terpercik, api membumbung
Sebuah fondasi, yang tercipta dari puing-puing ambisi Dunia kelabu, menjadikannya nisbi Nanti pun kemelut datang, dengan hitung-hitungan, atau bahkan tanpa perhitungan Terburailah segala impian
Tapi, berkala datang Para yang dianggap penenang Orang-orang suci yang bernyanyi dengan keheningan Mereka menari... Menari hingga cuit-cuit merpati menjadi kaing-kaing anjing Pergi... Lalu kembali membawakan setumpuk makanan dengan tulang-tulang untuk mainan Dan manusia masuk ke dalam lena
Aku. Hanya akan bisa termangu Saat gelap dan terang merasuk jadi satu, tak lagi terlihat mana pohon berkayu mana benalu Semu. Siapa lagi yang bisa aku dengar dan mendengar Kasih tiba menawarkan solusi, tapi nyatanya delusi Teman-temanku, mungkin memang ada di sini Tapi jiwa mereka telah pergi Bersama orang-orang suci...
Orang-orang Suci Karya: Muhammad Fatah Dhiaulhaq
Dalam dunia yang suram Segalanya terhalang oleh penghalang yang tak terlihat Terkurung dalam jaringan Manusia dalam bentuk maya, menyelam terlalu dalam, melampaui batas cakrawala Bermain di batas antara kenyataan dan khayalan Perisai ego, dengan itu manusia berlindung Meskipun sedikit kebencian muncul, api berkobar
Sebuah dasar, yang terbentuk dari sisa-sisa ambisi Dunia yang suram, membuatnya tidak nyata Nanti kekacauan datang, dengan perhitungan, atau bahkan tanpa perhitungan Semua impian hancur
Namun, secara berkala datang Mereka yang dianggap menenangkan Orang-orang suci yang bernyanyi dalam keheningan Mereka menari... Menari hingga suara merpati menjadi suara anjing Pergi... Lalu kembali membawa setumpuk makanan dengan tulang-tulang untuk mainan Dan manusia tertidur
Aku. Hanya bisa terdiam Saat gelap dan terang menyatu, tidak lagi terlihat mana pohon mana parasit Semu. Siapa lagi yang bisa aku dengar dan mendengar Kasih datang menawarkan solusi, tapi ternyata ilusi Teman-temanku, mungkin memang ada di sini Tapi jiwa mereka telah pergi Bersama orang-orang suci...