🇸🇦

مَلَكنا فَلَم نَكشِف قِناعاً لِحرَّةٍ by النابغة الجعدي — Analysis & Translation

Original Poem

مَلَكنا فَلَم نَكشِف قِناعاً لِحرَّةٍ ولَم نَستَلِب إِلاَّ القِنَاعَ المسمَّرا وَلَو أَنَّنا شِئنا سِوى ذاكَ أَصبَحَت كَرائِمُهُم فِينَا تُباعُ وَتُشتَرى وَلكنَّ أَحساباً نَمَتنا إِلى العُلى وَآباءَ صِدقٍ أَن نَرُومَ المحقَّرا

Translation (Malay)

Kami berkuasa tetapi tidak membuka penutup wanita bebas Dan tidak mengambil kecuali penutup besi Jika kami mahu lebih dari itu, maka Barang-barang berharga mereka akan dijual dan dibeli di antara kami Namun, keturunan mulia mengangkat kami ke atas Dan ayah-ayah yang jujur menghalang kami untuk merendahkan diri

About the Poet

النابغة الجعدي (Islamic era)

النابغة الجعدي هو شاعر عربي من العصر الإسلامي، عُرف بشعره القوي والمعبر. كان له دور بارز في الشعر العربي التقليدي وكان يُعتبر من الشعراء المخضرمين الذين عاشوا في فترة التحول من الجاهلية إلى الإسلام.

Historical Context

Literary Form
Classical Arabic poetry
When Written
Islamic era
Background
The poem reflects the values of honor and integrity, emphasizing the poet's pride in his noble lineage and moral standards.

Sources: https://arabicradio.net/news/14856, https://shamela.ws/book/12288/1508, https://en.wikipedia.org/wiki/Arabic_poetry

Detailed Explanation

Puisi ini oleh النابغة الجعدي menonjolkan kebanggaan dan kehormatan dalam keturunan dan nilai moral. Dalam bait pertama, penyair menyatakan bahwa meskipun mereka memiliki kekuasaan, mereka tidak menyalahgunakannya untuk menindas wanita merdeka, melainkan hanya mengambil apa yang diperlukan, yaitu cadar besi. Ini menunjukkan sikap hormat dan batasan dalam penggunaan kekuasaan. Dalam bait kedua, penyair menggambarkan bahwa jika mereka menginginkan lebih dari itu, mereka bisa saja memperdagangkan barang-barang berharga milik orang lain. Namun, mereka memilih untuk tidak melakukannya karena nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur mereka. Ini menekankan pentingnya integritas dan kehormatan dalam tindakan. Secara emosional, puisi ini bergerak dari pernyataan kekuasaan ke pengakuan akan nilai-nilai moral yang lebih tinggi. Nada puisi ini adalah bangga dan bermartabat, mencerminkan keyakinan penyair dalam prinsip-prinsip yang dipegangnya. Dari segi gaya, puisi ini menggunakan bahasa yang kuat dan metafora yang menggambarkan kekuasaan dan kehormatan. Penggunaan rima dan meteran tradisional menambah kekuatan dan keindahan pada puisi ini. Ini adalah contoh klasik dari puisi Arab yang menekankan nilai-nilai tradisional dan moral. Secara keseluruhan, puisi ini menyoroti pentingnya menjaga kehormatan dan integritas, serta menghormati nilai-nilai yang diwariskan oleh leluhur. Ini mencerminkan pandangan dunia yang menghargai keturunan dan moralitas dalam konteks budaya Arab tradisional.

Themes

  • Honor
  • Integrity
  • Noble lineage

Literary Devices

  • Metaphor: 'cadar besi' symbolizes the limits and boundaries of power.
  • Repetition: The use of 'وَلَو' and 'وَلكنَّ' emphasizes contrasting choices.
  • Imagery: Vivid descriptions of noble lineage and moral integrity.

Word Dictionary

Word Meaning Translation Transliteration
مَلَكنا سيطرنا kami menguasai malaknaa
فَلَم لكن لم namun tidak fa-lam
نَكشِف نزيل membuka nakshif
قِناعاً غطاء cadar qinaa'an
لِحرَّةٍ لامرأة حرة wanita merdeka li-hurratin
ولَم و لكن لم dan tidak wa-lam
نَستَلِب نأخذ merampas nastalib
إِلاَّ سوى kecuali illa
القِنَاعَ الغطاء cadar al-qinaa'
المسمَّرا الحديد besi al-masmaraa
وَلَو إذا dan jika wa-law
أَنَّنا نحن kami annanaa
شِئنا أردنا menginginkan shi'naa
سِوى غير selain siwaa
ذاكَ ذلك itu dzaaka
أَصبَحَت صارت menjadi asbahat
كَرائِمُهُم أشياء ثمينة barang-barang berharga mereka karaa'imuhum
فِينَا بيننا di antara kami fiinaa
تُباعُ تُباع dijual tubaa'u
وَتُشتَرى وتُشترى dibeli wa-tushtaraa
وَلكنَّ لكن namun wa-lakinna
أَحساباً أنساب keturunan ahsaaban
نَمَتنا رفعتنا mengangkat kami namatnaa
إِلى إلى ke ilaa
العُلى القمة puncak al-'ulaa
وَآباءَ والدينا ayah-ayah wa-aabaa'
صِدقٍ صادقين yang jujur sidqin
أَن أن untuk an
نَرُومَ نطلب menolak narooma
المحقَّرا الوضيع merendahkan diri al-mahaqqara

Want to analyze your own poem?

Paste any poem in 180+ languages and get an instant AI-powered analysis with translation, explanation, poet biography, and literary devices.

Try Poetry Explainer — Free